Sejak beberapa hari kemarin lalu lintas warga negeri fesbukiyah dihebohkan oleh munculnya halaman berbau politik bertema ”Say no”. Mulai dari say no to Megawati, SBY, JK, Prabowo, dan lain-lain. Kehebohan tersebut ditunjukkan dengan membludaknya member yang bergabung hingga menyentuh angka 97.000 account Facebook pada salah satu group ”Say no”.
Karena sebab-sebab tertentu, rupanya halaman tersebut ditutup. Entah oleh pengelola Facebook, admin group, atau pihak lain yang punya kecanggihan mengutak-atik facebook.
Pro kontra pun berkembang di berbagai macam forum. Yang pro mengatakan, isi halaman tersebut kurang pantas dibaca, bentuk kampanye hitam, pembunuhan karakter, dan sejenisnya. Pihak yang pro berpendapat bahwa munculnya group tersebut sebagai reaksi alamiah dari rakyat yang memandang internet sebagai sarana berdemokrasi secara transparan.
Hmm… Biarlah pro kontra tersebut terus berjalan, memperkaya wacana dan khasanah berdemokrasi diantara kita. Namun yang pasti, kita bisa tarik pelajaran penting dari kejadian ini dalam kaitannya dengan kedewasaan berpendapat. Marilah kita kedepankan dialog secara obyektif, proporsional, kritis, dan konstruktif. Terbuka menerima perbedaan, legawa menghadapi kritikan dan masukan. Jangan sampai ada opini yang menyinggung SARA, mengarah ke pembunuhan karakter, maupun kampanye hitam. Hanya dengan cara demikian kita bisa menjadi bangsa yang dewasa secara politik dan maju dalam peradaban.
Maju terus demokrasi.
_pencontrengan PEMILU Legislative telah usai
-Perhitungan Quickcount telah usai
-Pemenang sementara telah terlihat
-Protes bermunculan dg alasan
– DPT Amburadul
-Adanya penggelembungan suara
-Golput cukup besar
-Banyak peserta tdk dapat mencontreng
-Pertemuan demi pertemuan Elte Politik semakin gencar
-Usulan protes semakin menggebu-gebu ( telinga kami jadi
ikut panas demikian pula dengan hati kami)
-Wajah-wajah elite politik semakin beringas
-Debat kusir semakin menjadi-jadi
—>- Yg jadi pertanyaan warga Indonesia sekarang ini,,,
Siapakah yg akan kami pilih untuk menjadi presiden
mendatang??
-Apakah pemilik wajah yang seram-seram dan yg selalu
berbicara secara sengit dan penuh emosi ini??
—> Wahai para elite politik mohon berilah kami kesempatan untuk hidup damai dan tenteram, jangan hati kami yang sudah mulai tenteram ini dirusak,kami ingin merasakan hidup damai,
Sekali lagi tolonglah kami,,,
Amin,,
Terima kasih